Sabtu, 09 Maret 2013

( Pertemuan Ke-4 ) - Segmentasi Pasar dan Targeting Pasar


Pada pertemuan ke-4 (tanggal 4 Maret 2013). Kelompok 2 yang beranggotakan Yohanes, Syifa, Vera, dan Tyas mempresentasikan materi matakuliah Manajemen Pemasaran Jasa tentang “Segmentasi Pasar dan Targeting Pasar”.
 
Apa yang dimaksud dengan segmentasi pasar dan targeting pasar? Segmentasi pasar adalah suatu kegiatan pemilahan atau mengelompokkan pasar dari yang sebelumnya bersifat heterogen menjadi pasar yang homogen. Sedangkan pengertian targeting pasar ialah kegiatan pemilihan segmen-segmen pasar dalam rangka menentukan sasaran dan tujuan pasar. 

Segmentasi pasar tersebut dilakukan bertujuan untuk memuaskan kebutuhan para pelanggan dalam mencari barang dan jasa yang diinginkan. Dalam pembentukan segmentasi pasar harus memperhatikan beberapa proses, yaitu :
  1. Survei, yaitu kegiatan yang dilakukan perusahaan dalam rangka mengetahui keinginan-keinginan konsumen terhadap produk-produk pasar.
  2. Analisis, setelah melakukan survei selanjutnya perusahaan melakukan analisis kira-kira apa saja yang menjadi kebutuhan para konsumen.
  3. Pembentukan; merupakan langkah terakhir dalam proses segmentasi pasar, yang mana perusahaan menentukan segmentasi pasar terhadap produk-produknya.
Setelah segmentasi pasar terbentuk, perusahaan harus dapat menjalankan pelaksanaannya dengan baik sehingga segmentasi perusahaan yang dilakukan dapat efektif. Segmentasi pasar yang dikatakan efektif antara lain: dapat diukur, cukup besar, dapat dijangkau, dapat dibedakan, dan dapat diambil tindakan.

Maka dari itu dalam menentukan segmentasi pasar harus memperhatikan pendekatan-pendekatan segmentasi pasar, meliputi Undifferentiated marketing, differentiated marketing, dan concentrated marketing. Undifferentiated marketing adalah perusahaan memproduksi satu jenis produk untuk seluruh segmen pasar. Differentiated marketing adalah perusahaan memproduksi bermacam-macam produk pada segmentasi pasar. Concentrated marketing yaitu perusahaan hanya focus memproduksi satu produk untuk segmen pasar tertentu. Sedangkan dalam penetapan pasar sasaran, hal-hal yang harus diperhatikan adalah mengevaluasi segmen pasar dan menyeleksi segmen pasar.  

Sabtu, 02 Maret 2013

Analisis Lingkungan Pemasaran (Pertemuan Ke-3)


Pada pertemuan ke-3 (25 Februari 2013). Kelompok 1 yang beranggotakan Muhammad Ilham, Andika Puji dan Elan Suherlan menyampaikan presentasinya dengan judul materi “Analisis Lingkungan Pemasaran”.

Dalam presentasinya, kelompok 1 menjelaskan juga tentang faktor-faktor yang mempengaruhi lingkungan pemasaran, yaitu :
  • Faktor Internal, adalah suatu pengaruh yang bersumber dari dalam perusahaan yang berpengaruh kepada kinerja perusahaan tersebut.
  • Faktor Eksternal, adalah suatu pengaruh yang bersumber atau yang berasal dari luar perusahaan.
Faktor eksternal lingkungan pemasaran dibagi menjadi 2 bagian, yaitu :
  • Lingkungan Eksternal Mikro, yang meliputi lingkungan persaingan, lingkungan pemasok/pensuplai, lingkungan pasar/konsumen, lingkungan penyalur.
  • Lingkungan Eksternal Makro, meliputi lingkungan ekonomi, teknologi, politik dan hukum, demografi, lingkungan budaya.
Setelah kelompok 1 selesai mempresentasikan materinya, Pak Amril selaku dosen matakuliah Manajemen Pemasaran Jasa menambahkan kembali penjelasan materi kelompok 1. Materi yang beliau sampaikan, akan saya sajikan dalam bentuk laporan sebagai berikut : 

Dalam manajemen pemasaran, kita perlu melakukan analisis lingkungan. Mengapa demikian? Karena lingkungan merupakan kekuatan dari bagian pemasaran yang sangat mempengaruhi manajemen pemasaran dalam menjual produk-produknya. Dalam menjual produk-produk tersebut muncullah lingkungan mikro dan lingkungan makro. 

1. Lingkungan Mikro
    Merupakan lingkungan terdekat dengan perusahaan yang mempengaruhi kemampuan perusahaan dalam melayani pelanggan. Lingkungan mikro terdiri dari :

  • Company in self
  • Supplier
  • Marketing instructions
  • Costumer

2. Lingkungan Makro
    Merupakan lingkungan luar (masyarakat) yang mempengaruhi lingkungan pemasaran mikro perusahaan yang mempunyai pengaruh tidak langsung terhadap pemasaran. Lingkungan makro terdiri dari :
  • Location / lokasi
  • Age / umur
  • Gender / kelamin
  • Culture / budaya
  • Teknologi
  • Politik
  • Intervensi pemerintah
  • Kebijakan pengganti
  • Daya beli / lingkungan ekonomi
  • Data statistik lainnya

Rabu, 20 Februari 2013

Manajemen Pemasaran – Konsep Dasar Jasa


Pada perkuliahan Manajemen Pemasaran Jasa Pendidikan kali ini membahas mengenai Konsep Dasar Pemasaran dan Konsep Dasar Jasa. Berikut ini adalah penjelasan mengenai Konsep Dasar Jasa.

Definisi jasa menurut Zeithaml dan Bitner, adalah semua aktivitas ekonomi yang mana outputnya selain dalam pengertian fisik yang dikonsumsi dan diproduksi pada saat bersamaan. 

Selain definisi tentang jasa, Konsep Dasar Jasa juga membahas tentang karakteristik-karakteristik yang ada dalam jasa. Karakteristik Jasa, sebagai berikut :

1. Intangibility (tidak berwujud)
  • Jasa adalah suatu perbuatan, tindakan, dan kinerja
  • Jasa tidak dapat dilihat, dicium, didengar
  • Membeli tidak selalu berarti memiliki
  •  Kualitas jasa pada : tempat, orang, bahan-bahan, harga, symbol
  •  Tugas penyedia jasa : managing the evidence, tangibilize the intangible (Levit, 1977)

2. Inseparability (tidak dapat dipisahkan)
  • Jasa dijual dahulu, diproduksi, dan dikonsumsi secara bersamaan
  • Interaksi penyedia dan pelanggan mempengaruhi hasil jasa
  • Kunci sukses pada kualitas penyedia dan keterlibatan pelanggan
  • Fasilitas pendukung dan pemilihan lokasi penyediaan jasa menjadi pertimbangan pelanggan. 
  

3. Variability (keanekaragaman)
  • Non standardized output ; bervariasi bentuk, kualitas, dan jenis
  • Penyebabnya ; kerjasama pelanggan, motivasi penyedia layanan, beban kerja perusahaan (Boove, Houston and Till, 1955)
  • Upaya untuk menjaga kualitas jasa ; investasi personil, standarisasi proses, memantau kepuasan pelanggan
  • Costumization ; desain kebutuhan pelanggan

4. Perishability (tidak tahan lama)
  • Komoditas jasa tak tahan lama, tidak dapat disimpan
  • Bila disimpan dalam bentuk reservasi
  • Permintaan pelanggan bervariasi dipengaruhi musim
 
Kunci Sukses Jasa :
  1. Renewing the service offering (memperbaharui menawarkan layanan)
  2. Localizing the point of service system (melokalisir titik sistem pelayanan)
  3. Leveraging the service contract (memanfaatkan kontrak layanan)
  4. Using information power strategically (menggunakan daya informasi strategis)
  5. Determining the strategic value of a service business (menentukan nilai strategis dari bisnis jasa)